Dilansir dari Reuters, Presiden Donald Trump mengatakan pada hari Jumat (12/6/2026) bahwa pasukan AS melakukan serangan yang menewaskan Hector Rusthenford Guerrero Flores, juga dikenal sebagai Niño Guerrero, pemimpin geng penjara Venezuela Tren de Aragua.”Atas arahan saya, Komando Selatan Amerika Serikat melancarkan serangan kinetik yang cepat dan mematikan untuk berhasil mengeksekusi Nino Guerrero, pemimpin terkenal Tren De Aragua, salah satu Organisasi Teroris paling haus darah di Planet Bumi,” kata Trump dalam sebuah unggahan di Truth Social pada Jumat malam.