Korp Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran mengatakan telah menargetkan pangkalan udara Amerika Serikat di Kuwait, sebagai balasan atas serangan udara yang dilancarkan Washington di dekat bandara Bandar Abbas, Iran Selatan.
“Tanggapan ini adalah peringatan serius agar musuh tahu agresi tidak akan dibiarkan begitu saja, dan jika diulangi respon kami akan lebih tegas”. Kata IRGC pada hari Kamis 27 Mei 2026 dilansir ANTARA dari Anadolu.