Alur Cerita Film Pay Later

Kisah berfokus pada Tika Lavenia Putri (Amanda Manopo), mahasiswi magang di kantor pajak yang memiliki ambisi menjadi seorang influencer. Demi menunjang citranya di media sosial, Tika kerap membeli kosmetik, aksesori, dan barang-barang “estetik” dengan menggunakan cara “bayar nanti” alias paylater. 

Gaya hidup konsumtif ini ia jalani tanpa memikirkan konsekuensi finansial di kemudian hari. Sebagai akibatnya,  hidup Tika berubah drastis saat tagihan pay later-nya membengkak hingga mencapai angka Rp30 juta. 

Ia merasa dikhianati oleh sahabatnya sendiri, Yuli, yang justru mendapatkan posisi sebagai pegawai tetap di kantor pajak setelah membuat Tika dipecat. Dari situlah Tika terjebak dalam pusaran utang, tekanan dari debt collector, serta konflik batin yang membuatnya kehilangan arah.

Dalam kondisi kepepet, Tika menerima pekerjaan yang sangat ironis: menjadi seorang debt collector di sebuah perusahaan pinjaman online (pinjol). Kini, ia harus menagih utang orang lain, padahal dirinya sendiri masih dikejar-kejar oleh penagih utang. 

Lebih rumit lagi, ia takut menceritakan kondisi sebenarnya kepada keluarganya dan terus berpura-pura bahwa ia masih bekerja di kantor pajak. Di tengah krisis hidupnya, muncul dua pria dalam kehidupannya: Dion, sosok pria kaya raya dan Rizal, rekan kerjanya di kantor pinjol. 

Tika pun terlibat dalam drama asmara segitiga, di mana ia harus memilih antara dua pria yang sama-sama memberi dampak dalam hidupnya. Selain kisah cintanya, kehidupan sehari-hari Tika di kantor pinjol menghasilkan banyak adegan lucu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back To Top